TUGAS ILMU BUDAYA DASAR

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR I
1. Selidiki kebiasaan kebiasaan yang berlaku di lingkungan anda,berikan pendapat tentang nilai nilaiyang berlaku pada lingkungan tersebut !

Dewasa ini seiring dengan berjalannya waktu nilai-nilai di lingkungan sekolah mulai luntur. Karena tidak disiplin menjaga nilai-nilai itu sendiri. Semakin banyak siswa yang merokok di dalam lingkungan sekolah yang notabene pasti akan mengganggu dan melangggar nilai-nilai atau norma-norma di dalam lingkungan sekolah itu sendiri. Baik secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi baik di dalam toilet ataupun di kantin sekolah dll. Merokok pada usia remaja adalah nilai-nilai atau norma-norma di sekitar yang di langgar oleh siswa itu sendiri. Selain mealnggar nilai-nilai atau norma-norma yang ada juga akan mengganggu orang lain yang ada di sekitarnya yang tidak merokok dan juga akan mengganggu kesehatan baik perokok pasif dan perokok aktif. Meskipun sudah ada tata tertibnya,di tegur oleh guru dan di beri sangsi swa-siswa ini tetap tidak jera juga akan merokok di dalam lingkungan sekolah.

2. Jelaskan faktor-faktor ysng mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dan berikan contonya !

Kebudyaan-kwbudayaan di Indonesia sangat beragam jenisnya muali dari sabang sampai merauke yang menjadi kebanggaan bagi kita. Namun karena masyarakat kita terutama para generasi muda atau para remaja tak mampu menyaring kebudayaan Barat yang sesuai dengan kebudayaan Timur dan terjadilah perubahan budaya . perubahan kebudayaan tejadi secara langsung akibat dari pengaruh globalisasi dan perkembangan IPTEK terutama penggunaan internet yang semakin mudah di akses di mana pun. Akibatnya kebudayaan kita yang sangat beragam pun di anggap kuno, jadul dan ketinggalan jaman dan kebudayaan Barat dianggap modern dan gaul. Contoh-contoh pengaruh perubahan kebudayaan dari bangsa Barat yang masuk ke bangsa Timur yatu :
– Modern dance
– Trend-trend baju
– Music
– Style rambut
– Grup band
– Dll

3. Ilmu Budaya Dasar sering dihubungkan dengan kususastraan dalam prosa dan puisi. Berikan contoh-contoh nilai-nilai yang di peroleh pembaca lewat sastra baik prosa dan puisi. Minimal 2 prosa dan 2 puisi !

INDAHNYA ALAM NEGERI INI
Cipt:Ronny Maharianto

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk,tenang,senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman surga

Keindahan alam terasa sangat sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi,kita harus menjaganya
Agar keindahannya tak kan pernah sirna

Amanatnya yang terkandung dalam puisi ini adalah :
Kekaguman Ronny maharianto manusia akan keindahan alam yang telah di ciptakan oleh pencipta alam dan Ronny maharianto mengajak kita untuk menjaga dan terus melestarikan keindahan alam yang ada agar tidak rusak oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

PAHLAWANKU
Cipt: Reza Hidayat

Ohh…. Pahlawanku
Bagaimana kubisa
Membalas jasa-jasa mu
Yang telah kau berikan untuk bumi pertiwi

Haruskah aku turun ke medan perang
Haruskan aku mandi berlumuran darah
Haruskah aku tertusuk pisau belati penjajah
Aku tak tahu cara untuk membalas jasa mu

Engkau rela mengorbankan nyawamu
Demi suatu kemerdekaan yang mungkin
Tak bisa kau raih dengan tangan mu sendiri
Ohh….. pahlawan ku Engkau lah Bunga Bangsa

Amanat yang terkandung dalam puisi diatas adalah :

Kebanggaan Reza hidayat akan para pahlawan yang telah gugur dimedan perang karena memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa.

Cindelaras
Raden Putra adalah raja Kerajaan Jenggala. Ia didampingi seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang cantik jelita. Tetapi, selir Raja Raden Putra memiliki sifat iri dan dengki terhadap sang permaisuri. Ia merencanakan suatu yang buruk kepada permaisuri. “Seharusnya, akulah yang menjadi permaisuri. Aku harus mencari akal untuk menyingkirkan permaisuri,” pikirnya.
Selir baginda, berkomplot dengan seorang tabib istana. Ia berpura-pura sakit parah. Tabib istana segera dipanggil. Sang tabib mengatakan bahwa ada seseorang yang telah menaruh racun dalam minuman tuan putri. “Orang itu tak lain adalah permaisuri Baginda sendiri,” kata sang tabib. Baginda menjadi murka mendengar penjelasan tabib istana. Ia segera memerintahkan patihnya untuk membuang permaisuri ke hutan.

Sang patih segera membawa permaisuri yang sedang mengandung itu ke hutan belantara. Tapi, patih yang bijak itu tidak mau membunuhnya. Rupanya sang patih sudah mengetahui niat jahat selir baginda. “Tuan putri tidak perlu khawatir, hamba akan melaporkan kepada Baginda bahwa tuan putri sudah hamba bunuh,” kata patih. Untuk mengelabui raja, sang patih melumuri pedangnya dengan darah kelinci yang ditangkapnya. Raja menganggung puas ketika sang patih melapor kalau ia sudah membunuh permaisuri.
Setelah beberapa bulan berada di hutan, lahirlah anak sang permaisuri. Bayi itu diberinya nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas dan tampan. Sejak kecil ia sudah berteman dengan binatang penghuni hutan. Suatu hari, ketika sedang asyik bermain, seekor rajawali menjatuhkan sebutir telur. “Hmm, rajawali itu baik sekali. Ia sengaja memberikan telur itu kepadaku.” Setelah 3 minggu, telur itu menetas. Cindelaras memelihara anak ayamnya dengan rajin. Anak ayam itu tumbuh menjadi seekor ayam jantan yang bagus dan kuat. Tapi ada satu keanehan. Bunyi kokok ayam jantan itu sungguh menakjubkan! “Kukuruyuk… Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah rimba, atapnya daun kelapa, ayahnya Raden Putra…”
Cindelaras sangat takjub mendengar kokok ayamnya dan segera memperlihatkan pada ibunya. Lalu, ibu Cindelaras menceritakan asal usul mengapa mereka sampai berada di hutan. Mendengar cerita ibundanya, Cindelaras bertekad untuk ke istana dan membeberkan kejahatan selir baginda. Setelah di ijinkan ibundanya, Cindelaras pergi ke istana ditemani oleh ayam jantannya. Ketika dalam perjalanan ada beberapa orang yang sedang menyabung ayam. Cindelaras kemudian dipanggil oleh para penyabung ayam. “Ayo, kalau berani, adulah ayam jantanmu dengan ayamku,” tantangnya. “Baiklah,” jawab Cindelaras. Ketika diadu, ternyata ayam jantan Cindelaras bertarung dengan perkasa dan dalam waktu singkat, ia dapat mengalahkan lawannya. Setelah beberapa kali diadu, ayam Cindelaras tidak terkalahkan. Ayamnya benar-benar tangguh.
Berita tentang kehebatan ayam Cindelaras tersebar dengan cepat. Raden Putra pun mendengar berita itu. Kemudian, Raden Putra menyuruh hulubalangnya untuk mengundang Cindelaras. “Hamba menghadap paduka,” kata Cindelaras dengan santun. “Anak ini tampan dan cerdas, sepertinya ia bukan keturunan rakyat jelata,” pikir baginda. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tetapi jika ayamnya menang maka setengah kekayaan Raden Putra menjadi milik Cindelaras.
Dua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani. Tetapi dalam waktu singkat, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Para penonton bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras dan ayamnya. “Baiklah aku mengaku kalah. Aku akan menepati janjiku. Tapi, siapakah kau sebenarnya, anak muda?” Tanya Baginda Raden Putra. Cindelaras segera membungkuk seperti membisikkan sesuatu pada ayamnya. Tidak berapa lama ayamnya segera berbunyi. “Kukuruyuk… Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah rimba, atapnya daun kelapa, ayahnya Raden Putra…,” ayam jantan itu berkokok berulang-ulang. Raden Putra terperanjat mendengar kokok ayam Cindelaras. “Benarkah itu?” Tanya Baginda keheranan. “Benar Baginda, nama hamba Cindelaras, ibu hamba adalah permaisuri Baginda.”

Bersamaan dengan itu, sang patih segera menghadap dan menceritakan semua peristiwa yang sebenarnya telah terjadi pada permaisuri. “Aku telah melakukan kesalahan,” kata BagindaRaden Putra. “Aku akan memberikan hukuman yang setimpal pada selirku,” lanjut Baginda dengan murka. Kemudian, selir Raden Putra pun di buang ke hutan. Raden Putra segera memeluk anaknya dan meminta maaf atas kesalahannya Setelah itu, Raden Putra dan hulubalang segera menjemput permaisuri ke hutan.. Akhirnya Raden Putra, permaisuri dan Cindelaras dapat berkumpul kembali. Setelah Raden Putra meninggal dunia, Cindelaras menggantikan kedudukan ayahnya. Ia memerintah negerinya dengan adil dan bijaksana.

Amanat yang terkandung di dalam prosa ini adalah
Selir yang sangat iri akan kebahagiaan si permaisuri dan berusaha untuk mengambil kebahagiaan itu untuk dirinya sendiri. Sampai melakukan kebohongan terhadap raja karena sang selir hanya menginginkan kebahagiaan bagi dirinya sendiri. Dan pada akhirnya kebohongan pasti akan terungkap dengan sendirinya. Jika menjadi seorang raja hendaklah kita menjadi raja yang adil dan bijaksana jika ada suatu masalah jangan mudah membuat suatu keputusan tanpa pertimbangan yang matang.

ASAL MULA NAMA PALEMBANG

Pada zaman dahulu, daerah Sumatera Selatan dan sebagian Provinsi Jambi merupakan hutan belantara yang sangat unik dan indah. Puluhan sungai kecil dan besaryang berasal dari Bukit Barisan , pegunungan disekitare Gunung Dempo dan Danau Ranau mengalir diwilayah itu. Maka daerah itu dikenal dengan nama Batanghari Sembilan. Sungai besar yang mengalir diwilayah itu diantaranya sungai Komering, sungai Ogan, sungai Rawas, sungai Lematang dan beberapa sungai yang bermuara disungai Musi. Ada dua sungai Musi yang bermuara dilaut didaerah yang berdekatan, yaitu Sungai Musi yang melalui Palembang dan Sungai Musi banyuasin yang agak kesebelah barat
Karena banyak sungai besar, dataran rendah yang melingakr dari daerah Jambi,Sumatera Selatan sampai ke provinsi Lampung merupakan daerah yang banyak mempunyai banyak danau kecil. Asal mula danau-danau kecil itu adalah rawa yang digenangi air laut saat pasang. Sedangkan Kota Palembang yang dikenal sekarang menurut sejarah adalah sebuah pulau disungai Melayu. Pulau kecil itu berupa bukit yang diberi nama Bukit Siguntang Mahameru.
Keunikan tempat itu selain hutan rimbanya yang lebat dan banyaknya danau-danau kecil, dan aneka bunga yang tumbuh subur, sepanjang daerah itu dihuni oleh seorang dewi bersama dayang-dayangnya. Dewi itu disebut Putri Kahyangan. Sebenarnya dia bernama Putri Ayu Sundari. Dewi dan dayang-dayangnya mendiamiti hutan raya,lereng dan puncak Bukit Barisan serta kepulauan yang sekarang disebut Malaysia. Mereka gemar dating ke Batanghari Sembilan untuk bercengkerama dan mandi didanau, sungai yang jernih atau pantai yang luas, landai dan panjang.
Karena banyaknya sungai yang bermuara ke laut, maka pada zaman itu para pelayar sudah masuk sampai ke dala, bahkan samapi ke kaki pegunungan, yang ternyata daerah itu subur dan makmur. Maka terjadilah komunikasi antara pedagang termasuk para pedagang dari Cina dengan penduduk setempat. Daerah itu menjadi ramai karena perdagangan antara penduduk setempat dengan para pedagang. Akibatnya, dewi-dewi kahyangan merasa terganggu dan mencari tempat lain.
Sementara itu, banyak orang-orang yang dating disekitar Sungai Musi untuk membuat rumah disana. Karena Sumatera Selatan adalah dataran rendah yang berawa , maka penduduknya membuat rumah yang disebut dengan rakit. Saat itu Bukit Siguntang Mahameru menjadi pusat perhatian manusia karena tanahnya yang subur dan aneka bunga tumbuh didaerah itu. Sungai Melayu tempat Bukit Siguntang Mahameru juga menjadi terkenal.
Oleh karena itu, orang yang telah bermukim disungai Melayu,terutama penduduk kota Palembang, menamakan dirinya sebagai penduduk Sungai Melayu, yang kemudian berubah menjadi penduduk Melayu. Menurut Bahasa Melayu Tua , kata lembang berarti dataran rendah yang digenangi air, kadang tenggelam kadang kering. Jadi, penduduk dataran tinggi jika hendak ke Palembang sering mengatakan akan ke Lembang. Begitu juga para pendatang yang akan ke Sungai Musi mengatakan akan ke Lembang.
Alkisah ketika Putri Ayu Sundari dan pengiringya masih berada di Bukit Siguntang Mahameru, ada kapal yang mengalami kecelakaan di pantai Sumatera Selatan. Tiga orang kakak beradik itu adalah putra raja Iskandar Zulkarnain. Mereka selamat dari kecelakaan itu dan terdampar di Bukit Siguntang Mahameru. Mereka disambut Putri Ayu Sundari. Putra tertua raja Iskandar Zulkarnain, sang Sapurba kemudian menikah dengan Putri Ayu Sundari dan kedua saudaranya itu menikah dengan keluarga putri itu.
Karena Bukit Siguntang Mahameru berdiam disungai Melayu, maka Sang Sapurba dan istrinya mengaku sebagai orang Melayu. Anak cucu mereka kemudian berkembang dan mengikuti kegiatan di Lembang. Nama Lembang semakin terkenal. Kemudian ketika orang hendak ke Lembang selalu mengatakan akan ke Palembang. Kata pa dalam Bahasa Melayu Tua menunjukkan daerah atau lokasi. Pertumbuhan ekonomi semakin ramai. Sungai Musi dan Sungai Musi Banyuasin menjadi jalur perdagangan kuat terkenal sampai ke Negara lain. Nama Lembang pun berubah menjadi Palembang.

Amanat yang terkandung dalam prosa ini adalah
Suatu tempat yang awalnya tidak berguna seperti rawa-rawa bisa diubah menjadi pemukiman jika kita memang mampu untuk merubah sesuatu menjadi lebih bermanfaat bahkan sampai menjadi jalur perdagangan yang terkenal sampai ke luar negeri dengan usaha yang keras semua itu pasti bisa dilakukan.

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR II
1. Sebutkan pengertian cinta menurut Dr. Sarlito W Sarwono dan berikan masing-masing 2 contoh !!!
• KETERIKATAN : adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia. Contoh: selalu ingin melakukan yang terbaik untuk dia, takut akan kehilangan dia jika sedang bersama orang lain atau terlihat akrab dengan temannya.
• KEINTIMAN : adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi, panggilan formal seperti bapak atau ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya,makan sepiring berdua. Contoh : kemana-mana selalu berdua,mengerjakan sesuatu hanya berdua.
• KEMESRAAN : adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalau jauh atau lama tak bertemu, adanya ungakapan-ungkapan rasa saying dan seterusnya. Contoh : berpegangan tangan,membelai.

2. a. sebutkan nilai-nilai estetik keindahan dan beri contoh minimal 2 ???
• keindahan seni contohnya patung, lukisan, artefak.
• keindahan alam contohnya terumbu karang, pantai.

b. jelaskan keserasian dalam keindahan dan beri contohnya ???
kecocokan dalam suatu hal yang menjadi indah di pandang atau dirasa oleh panca indra manusia. Contohnya seni music dipadukan dengan alunan sholawatan rebanaan, marawis.
3. berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari anda tentang penderitaan, sebab-sebabnya dan pengaruh penderitaan dimasyarakat dan keluarga ???
Sebab-sebab penderitaan karena tidak adanya kepedulian dan rasa saling memahami, mengerti akan sesuatu hal yang sedang dialami seseorang. Biasanya terjadi karena adanya unsure untuk membalas dendam terhadap orang lain yang ingin orang lain itu juga merasakan penderitaan yang dialaminya. Pengaruhnya terhadap masyarakat dan keluarga yaitu perilaku seseorang yang berubah menjadi temperamental, emosional, dan menutup diri dari lingkungan sekitar karena merasa semua orang itu tidak suka atau membencinya bahkan menganggap dirinya ada di dunia ini. Contoh : seorang anak perampok yang dikucilkan oleh masyarakat sekitar padahal belum tentu anak perampok itu adalah seorang perampok juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s