TUGAS MINGGU KE – 6

A. Definisi Actuating (Pelaksanaan)

George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota – anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota – anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran – sasaran tersebut. Actuating adalah proses untuk menjalankan kegiatan atau pekerjaan dalam organisasi atau suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran yang sesuai dengan perencanaan manejerial dan usaha – usaha organisasi. Artinya menggerakkan orang – orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau dengan kesadaran secara bersama – sama untuk mencapai tujuan dikehendaki secara efektif.

Contoh Kasus:

Dalam aksi demo mahasiswa menuntut mundur anggota dewan yang menjadi tersangka sebuah kasus, para mahasiswa menyandera sebuah mobil dinas pemerintah. Salah satu mahasiswa (Mr. X) berteriak, “BAKAR! BAKAR!” Karena teriakan itu, kawan – kawannya terhasut dan segera menggulingkan mobil itu dan mulai menyulut api.

Mr. X berusaha menghentikan kawan – kawannya dan menjelaskan bahwa kata – katanya tadi hanya untuk menyemangati. Tetapi massa tidak mau mendengar kata – katanya dan akhirnya berhasil membakar mobil yang mereka sandera. Mr. X dalam cerita itu berhasul “menyuruh” kawan – kawannya untuk melakukan perintahnya.

B. Pentingnya Actuating(Pelaksanaan)

Fungsi actuating lebih menekankan pada kegiatan yang berhubungan langsung dengan orang – orang dalam organisasi. Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan penggerakan seluruh potensi sumber daya manusia dan non manusia pada pelaksanaan tugas.
Semua sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Setiap SDM harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing – masing SDM untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan.

Pentingnya actuating, antara lain:

  • Untuk menciptakan kerjasama yang lebih efisien
  • Untuk mengembangkan kemampuan & keterampilan staf
  • Untuk menumbuhkan rasa memiliki & menyukai pekerjaan
  • Untuk mengusahakan suasana lingkungan kerja yang meningkatkan motivasi dan prestasi kerja staf
  • Dan membuat organisasi berkembang secara dinamis.

Sumber:

Dr. Mahmuh M, hanafi, MBA. 2003. Mangemen Edisi Revisi. Yogyakarta: Akademi Managemen Perusahaan YKPN

Handoko, T.Hani. 2009. Manajemen.Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA

Mulyono. 2008. Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_manajemen_proyek/bab3_perencanaan_pelaksanaan_dan_pengawasan_proyek.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s