SALAHKU

Aku tahu aku memang bersalah. Tetapi tidakkah kau getar hati orangmu, TUHAN… untuk membantu dalam gelapnya hati. Jangan kau pergi tinggalkanku dalam gelap selamanya. Aku disini dengan kebencianku, dendamku, kesalahanku. Apa tak akan pernah bisa engkau maafkan atau hanya ego makhlukmu semata. Kemana anugerah illahimu ? Apa aku harus… tak mempercayaimu lagi. Telah aku terima sakitnya hidup diantara membenci & dibenci. Mengapa ? Tolonglah tuhan jangan kau beri rasa sakit ini lagi. Karena aku tak akan pernah bisa. Apa kau membohongiku ? Apa kau ingin membunuhku ? Dengan apa yang telah kau berikan. Hingga akhir waktu apa aku tetap akan seperti ini ? Tak akan pernah ada kasih sayang, pengakuan, kelemah lembutan, pengertian, sekalipun pengampunan. Bernarkah kau seperti ini TUHAN ? Tak sedikitpun berpaling untuk orang-orang sepertiku. Apakah anugerahmu hanya untuk orang-orang tingkat tinggikah ? Bukan tingkat RENDAH seperti KOMUNITAS SAMPAH TERASING DENGAN DUNIA KAMI SENDIRI. Hingga akhir waktu telah berhenti. Bagaimana cara aku ingin jumpa. Biarlah aku pergi untuk selamanya. Sebelum semua menyesali semuanya dengan sadar. Aku hanya ingin semua tahu. Bahwa tak ada dendamku, kebencianku untuk mereka. Janganlah kau sakiti aku lagi. Aku tak percaya lagi akan keagunganmu. Aku telah bergelut dalam gelapmu yang mulai berpendar kepadaku. Pergilah kau dari hatiku yang tingkat RENDAH ini.

 

BY: Zea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s