UNDEFINED

Hai waktu yang terus berputar ada sedikit kelus kesah dan secuil cerita sedari tengah malam hari ini tidak bisa tidur sampai menjelang subuh baru bisa tidur tapi hanya sesaat bangun lagi untuk prepare salat Idul Adha 1437 H. Setelah selesai salat tiba-tiba terlintas beberapa kalimat seperti ini. “Cinta kamu itu kaya bintang banyak bertaburan tapi sayang tak ada 1 pun yang terasa, terjatuh, terambil, & termiliki sama aku jadi cuma bisa menikmati dan memandang kilau keindahan cahaya mempesona dari kejauhan (melihat dari bumi menuju langit) bagaikan surga cinta sambil memejamkan mata di tengah gelapnya malam hitam dingin menghembus kalbu hingga akhir waktu lumpuhkan ingatanku untuk sesaat sampai serupa butiran debu karena kegelapan tak akan pernah tersentuh cahaya bahkan yang redup sekalipun meski telah melebarkan sayap pelindungmu bagai malaikat penjaga hati yang tertatih, luka sepi, tersakiti & berlari sendiri tanpa arah jalan pulang. Cahaya setitik jarum meredup di tengah gelap malam hitam yang suram terasa indah bagaikan bintang terang berkilau penuh pesona yang mengalihkan dunia merubah segalanya menjadi lebih indah datang menertawakanku selayaknya manusia bodoh tak berdaya dalam buai belaka seperti alunan nada sendu tenggelam dalam luka dalam bertahan sekuat hati bak karang di hempas ombak lepas dan berakhir jua bagai air & minyak yang tak mungkin bisa menyatu, hapuskan rindu yang banyak orang pertanyakan.” Seperti itulah kalimat yang tiba-tiba terlintas didalam pikiranku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s